Softlaunching Beasiswa Aktivis

Pendidikan adalah salah satu kunci untuk kebangkitan bagi sebuah bangsa dan salah satu elemen kebangkitan yang sangat berperan adalah para pemudanya. Karenanya pendidikan pemuda dan mahasiswa harus memperoleh perhatian khusus untuk meningkatkan kualitas suatu bangsa. Berbagai pengalaman LPI – DD dalam mengelola beasiswa investasi sumberdaya manusia dan pemberdayaan, mengantarkannya untuk juga memperhatikan para pemuda khususnya aktivis mahasiswa yang penuh dengan semangat, idealisme dan potensi untuk perbaikan suatu bangsa. Padatnya aktivitas akademis dan non akademis, ditambah dengan rongrongan untuk lebih realistis, membuat aktivis cenderung untuk tidak seimbang dan tergadai idealismenya. Padahal idealisme itulah yang membuat mereka terus berjuang, berkontribusi dan menebar kebermafaatan.

Bangsa ini membutuhkan pemimpin yang berani, cerdas, aktif dan punya integritas untuk melayani masyarakat, dan para aktivis mahasiswa memiliki semua modalnya. Selanjutnya tinggal bagaimana sistem dapat mendukungnya. Untuk itulah diperlukan sebuah program yang mampu mendukung dan menguatkan peran aktivis mahasiswa sebagai investasi untuk lahirnya pemimpin masa depan yang memiliki kepedulian terhadap permasalahan masyarakat dan terus berupaya untuk berkontribusi menjadi solusi bagi kompleksnya problematika bangsa.

Memperingati Hari Kebangkitan Nasional, pada tanggal 20 – 23 Mei 2011 lalu, beasiswa aktivis nusantara (Bina Nusa) resmi dilaunching dengan melakukan pembinaan nasional. Beasiswa aktivis adalah beasiswa investasi SDM yang mengelola biaya untuk pelatihan, pendampingan, dan penugasan bagi aktivis mahasiswa. Program Beasiswa Aktivis bertujuan melahirkan SDM yang berkarakter pemimpin yang mampu berkontribusi dan berperan aktif di tengah masyarakat. Penerima manfaat juga diberikan uang penunjang aktivitas bulanan dan sebagai pilot project program dibatasi pada 24 aktivis mahasiswa yang tersebar di UI, IPB dan UGM. Softlaunching beasiswa aktivis dilakukan oleh Ahmad Juwaini (Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa) di Gedung Djoeang 45, Jakarta. Selanjutnya juga diadakan Seminar ‘Peran Aktivis Mahasiswa dalam Membangun Peradaban’, Talkshow ‘Media dan Kebangkitan Bangsa, Training Pengokohan Karakter dan City Bound. Setelah mengunjungi jajaring – jejaring Dompet Dhuafa, peserta kembali ke kampus masing – masing untuk berkontribusi dan berkarya untuk bangsa. (PU)

*dimuat di majalah Cerdas-In

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>