About Me

Berdasarkan akte kelahiran, saya bernama Purwa Udiutomo, namun saya biasa dipanggil Purwo karena orang tua memang dari suku Jawa. Saya pun baru menyadari nama di akte tertulis Purwa kelas 6 SD ketika hendak mengurus ijazah. Ternyata ada kesalahan penulisan nama, namun sebelum sempat diperbaiki, notaris yang membuatkan akte meninggal karena kecelakaan. Ya udah, untuk menghargai jasa beliau, nama Purwa (yang berlogat Sunda) terus dipakai, toh artinya tetap sama : Pertama.

Yup, saya adalah anak pertama dari tiga bersaudara yang lahir pada tanggal 6 Februari 1984. Menikmati masa kecil di Jakarta Selatan dan bersekolah di SDN Cilandak Barat 03 Pagi, kemudian pindah ke Depok tahun 1993 dan bersekolah di SDN Grogol 03 Pagi. Pada tahun 1995 diterima di SMPN 2 Sawangan yang kemudian berganti nama menjadi SLTPN 1 Limo (sesuai ijazah) dan sekarang bernama SMPN 13 Depok. Pendiam dan kutu buku adalah gambaran Purwo kecil yang sempat beberapa kali menorehkan prestasi akademis. Pengalaman organisasi pertama yang kemudian banyak mengembangkan potensi diri non-akademis adalah ketika diamanahkan menjadi Wakil Ketua OSIS SMAN 1 Depok periode 1999/ 2000.

Masuk Teknik Industri UI tahun 2001 lewat jalur PMDK, baru lulus awal tahun 2007 dengan berbagai pengalaman organisasi dan aktivitas kemahasiswaan dari level jurusan hingga nasional. Amanah terakhir di kampus adalah sebagai Sekretaris Umum BEM UI 2005/ 2006 yang juga mengantarkan berbagai pembelajaran hidup mulai dari berkunjung ke rumah rektor UI, masuk gedung MPR/ DPR hingga dua kali mengunjungi Serambi Mekkah menjadi relawan recovery tsunami Aceh. Saya suka mengunjungi daerah – daerah baru dan mengambil banyak hikmah disana, namun impian besar saya tentunya bersama keluarga dan orang – orang yang dicintai bisa mengunjungi dan menetap di syurga. Amiin…

Sangat terinspirasi dengan hadits Rasulullah SAW, “Sebaik – baik kamu adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain” dan perkataan Confusius, “Ada yang mengukur hidup mereka dari hari dan tahun. Yang lain dengan denyut jantung, gairah dan air mata. Tetapi ukuran sejati di bawah mentari adalah apa yang telah engkau lakukan dalam hidup ini untuk orang lain”. Intinya, kualitas diri di hadapan Allah dan manusia sangat ditentukan oleh kontribusi yang tiada henti. “Terus berkontribusi ‘tuk raih ridha Ilahi”, itulah yang kemudian menjadi motto hidup saya.

Saya sangat menyukai dunia sosial, khususnya di bidang pendidikan. Sebelum diamanahkan sebagai General Manager Divisi Beastudi Indonesia, saya pernah menjadi Direktur Makmal Pendidikan; Manajer Laboratorium Pengembangan Mutu Pendidikan, Makmal Pendidikan; Manajer Kualitas, Riset dan Pusat Data Pendidikan Dompet Dhuafa; Manajer Program Pemuda dan Komunitas merangkap Koordinator Nasional Beastudi Etos; peneliti di Circle of Information & Developmentnya Dompet Dhuafa dan menjadi Manajer Bimbingan Belajar Islami Salemba cabang Citayam. Di luar itu juga aktif dalam berbagai organisasi dan kegiatan pemuda yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. Saya menikah tepat pada usia 27 tahun dengan bidadari dunia bernama Endah “Eshu” Suyanti yang biasa saya panggil DeEndah (baca : dinda) dan dikaruniai dua orang putri bernama Rumaisha Alifiandra Udiutomo dan Muthiah Rheviani Udiutomo. Kami tinggal di Perumahan Muslim The Orchid Green Park – Sawangan. Mempelajari pengelolaan sistem di bangku kuliah dan berkecimpung di bidang sosial – pendidikan sangat sesuai dengan hobi saya yaitu membaca, menulis dan berpikir.

  1. Tulisan Anda menarik dan inspiratif

  2. MasyaAllah, website Bapak benar2 bermanfaat.

Leave a Comment


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>