Tag Archives: sekolah guru indonesia

Analisa Kepuasan Peserta Program SGI Angkatan III Menggunakan Metode Servqual

ANALISA KEPUASAN PESERTA PROGRAM SEKOLAH GURU INDONESIA (SGI) ANGKATAN III MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY (SERVQUAL)

Iis Rahmawati
Peneliti Pendidikan Divisi Pendidikan Dompet Dhuafa
Email: alifkecil619@yahoo.com

ABSTRAK

Salah satu faktor yang menjadi penyebab mengapa mutu pendidikan kita masih rendah dan jauh dari harapan yaitu jumlah dan kualitas guru belum memadai serta penyebaran yang belum merata. Untuk itulah Divisi Pendidikan Dompet Dhuafa hingga kini telah aktif membantu masyarakat untuk mendapatkan pendidikan berkualitas melalui berbagai program yang salah satunya melalui jejaring Sekolah Guru Indonesia. Pengukuran kualitas layanan Program SGI didasarkan pada business process yang terdapat dalam program. Survei kepuasan pelanggan dilakukan untuk mengidentifikasi tingkat kepuasan peserta terhadap penyelenggaraan program Sekolah Guru Indonesia (SGI). Penelitian menggunakan metode survei meliputi enam kriteria kualitas pelayanan jasa dalam program SGI yang dijabarkan ke dalam 55 butir indikator dan dinilai dengan menggunakan skala likert terhadap dua bagian yaitu bagian ekspektasi dan persepsi. Untuk pengukuran kepuasan peserta digunakan metode Servqual (Service Quality) untuk mendapatkan indeks kepuasan pelanggan.

Hasil penelitian menunjukkan, kriteria yang memperoleh skor tertinggi dari segi pelaksanaan adalah kriteria pengajar yaitu sebesar 3.91. Hal ini menunjukkan pelayanan SGI dalam  hal kualitas pengajar dianggap hampir sangat sesuai dengan harapan peserta. Sedangkan nilai gap tertinggi terdapat pada kriteria pengelola SGI dan pembina asrama yaitu sebesar -1.55. Semakin besar nilai negatif suatu gap pada suatu kriteria layanan maka semakin besar pula prioritas peningkatan kualitas pelayanan dari kriteria tersebut. Berdasarkan rentang skala kepuasan terdapat tiga kriteria yang memperoleh nilai tinggi yaitu kriteria Pengajar, Materi dan Metode, serta Peningkatan Kompetensi dengan nilai masing-masing 87.08%, 85.39%, dan 84.53%. Hal ini berarti peserta SGI merasa sangat puas dengan pelayanan SGI pada tiga kriteria tersebut.

Kata kunci : program Sekolah Guru Indonesia, mutu layanan, kepuasan pelanggan, metode SERVQUAL

ABSTRACT

One factor that may caused quality of our education is low and far from the expectations is the amount and quality of teachers has not enough and that has not been spread evenly. To solve the problem, Education Division of Dompet Dhuafa until now has been actively helping people to obtain quality education through a variety of programs that one of them is Sekolah Guru Indonesia (SGI). Service quality measurement of SGI based on business process in the program. Customer satisfaction survey was conducted to identify the level of satisfaction of participants (students) in the SGI implementation. This research using the survey method includes six criteria for quality of service in the SGI program that translated into 55 indicators and were assessed using likert scale of two parts: expectations and perceptions. To measure satisfaction of participants used the SERVQUAL (Service Quality) method to get the customer satisfaction index.

The results showed, the criteria that has the highest score is for teachers that is equal to 3.91. It means that the quality of  SGI service for this criteria is most highly regarded educators in accordance with the expectations of participants. While, there is the highest gap in the management criteria of the SGI and dormitory supervisors at -1.55. It means that this criteria has the greater priority to improve its quality. Based on the satisfaction scale range there are three criteria (teachers, materials and methods, competence increasing) that get a higher percentage than other criteria with each value 87.08%, 85.39% and 84.53%. This means that participants were very satisfied with SGI service on this three criteria.

Keywords: Sekolah Guru Indonesia program, service quality, customer satisfaction, SERVQUAL method

download jurnal disini

Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi Bebas dengan Media Musik Instrumental

 

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI BEBAS MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN MUSIK INSTRUMENTAL PADA SISWA KELAS VB SEMESTER II SDIT BIRRUL WAALIDAIN, TAHUN PELAJARAN 2011/ 20121

Dasnah
Mahasiswa Sekolah Guru Indonesia Angkatan III
Email: anadasnah@yahoo.co.id

ABSTRAK

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mendeskripsikan hasil peningkatan kemampuan menulis puisi bebas pada siswa kelas VB Semester II SDIT Birrul Waalidain, Tahun Pelajaran 2011/ 2012 setelah menerapkan media pembelajaran berupa musik intrumental. Data observasi siswa dianalisis secara kualitatif menggunakan lembar observasi keaktifan siswa dan guru. Hasil menulis puisi bebas siswa, dianalisis secara kuantitatif menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran musik instrumental dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi bebas siswa kelas VB Semester II SD IT Birrul Waalidain. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil dari 68,12% di siklus I menjadi 80, 23% di siklus II. Peningkatan kemampuan menulis puisi bebas siswa dapat terlihat, baik dalam proses belajar mengajar maupun melalui hasil karya menulis puisi bebas oleh masing-masing siswa. Pada tahap evaluasi, hasil tes siswa yang telah dievaluasi oleh observer, teman sejawat, dan peneliti menunjukkan adanya peningkatan bagi proses belajar menulis puisi bebas melalui media pembelajaran musik instrumental pada siswa kelas VB semester II SD IT Birrul Waalidain.

Kata Kunci: Keterampilan menulis, puisi bebas, media pembelajaran musik instrumental, karya siswa.

ABSTRACT

This Classroom Action Research (CAR) aims to describe the increasing in the ability to write free poem  of students semester II of SDIT Birrul Waalidain at VB class after applying instrumental music medium. Student observation data were analyzed qualitatively using the observation sheet activeness of students and teachers. The results of the students free poem, were analyzed quantitatively using descriptive analysis. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the application of instrumental music can improve students’ ability to write free poem. This is indicated by an increase from cycle I to cycle II. The results obtained from the cycle I is 68.12% and cycle II is 80, 23%. Increased ability to write free poem can be seen, both in teaching and learning process and through the work of writing free poem by each student. In the evaluation phase, the test results of students who have been evaluated by the observers, peers and the researchers showed an increase for the teaching of writing free poem through the instrumental music medium in the semester II students of SD IT Birrul Waalidain.

Keywords: writing skills, free poem, instrumental music medium, students’ work.

Download jurnal disini