Monthly Archives: December 2020

1000 Chapter One Piece

Namaku Monkey D. Luffy, aku akan melampaui kalian, dan aku akan menjadi Raja Bajak Laut…

Demikian kalimat penutup di chapter ke-1000 manga One Piece yang berjudul “Luffy Si Topi Jerami”. Bagi para fans One Piece yang berjumlah jutaan dan tersebar di seluruh dunia, banyak momen epic di chapter kali ini. Mulai dari kekuatan Marco Si Phoenix biru melawan King dan Queen, dua komandan All Stars terkuat bajak laut Beasts Kaido. Kemudian flashback obrolan Yamato dengan Ace terkait buku catatan Oden. Lalu saling berhadapannya lima Supernova Generasi Terburuk dengan dua Yonkou di atap Istana Onigashima. Plus jurus baru Luffy, Gear Third Gomu Gomu no Red Rock, yang menghempaskan “Makhluk Terkuat di Dunia” Kaido Raja Binatang Buas dalam sekali pukul. Buat saya yang merupakan ‘pembaca biasa’ manga One Piece sebenarnya punya ekspektasi lebih tinggi lagi di chapter ke-1000 ini, mulai dari munculnya mantan kru bajak laut Rocks, Shiki the Golden Lion di Onigashima; berkumpulnya para admiral Angkatan Laut, para Yonkou, para mantan Shichibukai, dan para Supernova di Wanokuni; hingga turunnya Enel dari bulan dan beraliansi dengan Luffy. Tapi kejutan besar seperti itu tampaknya lebih baik disimpan untuk pertempuran akhir yang akan sangat dahsyat.

Namun tulisan ini takkan me-review chapter ke-1000 manga One Piece atau memprediksi akhir dari Arc Wano. Bagaimanapun, 1000 chapter adalah capaian luar biasa untuk manga dengan alur yang terus hidup. Angka 1000 barangkali belum seberapa dibandingkan 13352 chapter Kobo-chan. Tapi manga seperti Kobo-chan, Doraemon, atau Crayon Shinchan yang jumlah chapternya lebih dari 1000 adalah komik dengan format cerita pendek terpisah tanpa alur. Karenanya Nobita tak jua beranjak dari kelas 4 SD dan Shinchan tetap murid TK, sepanjang apapun cerita sudah berjalan. Manga Detective Conan yang terhenti (sementara) di chapter 1054 setelah kerap hiatus beberapa tahun terakhir juga membuat Conan tertahan di kelas 1 SD dan Shinichi Kudo di kelas 2 SMA tak peduli berapa musim sudah kisahnya berlalu. Berbeda dengan One Piece yang gunung alurnya terbilang rapi, detail kecil yang terjadi di chapter terdahulu ada keterkaitan dengan peristiwa di beberapa chapter kemudian. Beberapa ‘plot hole’ yang jumlahnya hanya sedikit bahkan bisa berubah menjadi ‘plot twist’. Ending ceritanya sudah siap sehingga jalan menuju ending tersebut menjadi menarik untuk disimak dan didiskusikan. One Piece diprediksi tidak akan hiatus lama seperti halnya Hunter x Hunter, Nana, Vagabond, ataupun Berserk yang tidak jelas kelanjutannya.

Bukan tanpa alasan selama 23 tahun, One Piece menjadi manga terlaris sepanjang sejarah dan sudah terjual lebih dari 470 juta eksemplar di 43 negara. Jauh mengungguli Dragon Ball di urutan kedua sebagai manga legendaris yang menjadi salah satu inspirasi Eiichiro Oda dalam membuat One Piece. Sosok mirip Luffy bahkan sempat terlihat di ‘Perfect Cell Saga’ komik Dragon Ball Z. Sebagai manga shounen bergenre action dan adventure, karakteristik One Piece sebenarnya mainstream. Kental dengan nilai persahabatan dan tekad kuat untuk meraih cita-cita. Plus tokoh utama yang ‘konyol dan kurang cerdas’ khas manga genre comedy. Lantas apa yang membedakan One Piece dengan manga sejenis lainnya sehingga 6 tahun lalu sudah tercatat dalam Guinness World Record sebagai “The most copies published for the same comic book series by a single author”? Menurut saya sih competitive advantages One Piece terletak pada detail dan kedalaman Oda Sensei dalam membangun dunia One Piece.

Bicara tentang nilai persahabatan, banyak komik petualangan lain semisal Digimon, Pokemon, ataupun Hunter x Hunter juga kental nilai persahabatan. Uniknya di One Piece, persahabatan yang dibangun bukan hanya sesama manusia atau dengan makhluk yang menyerupai manusia, tetapi juga dengan benda. Kematian Ace atau Corazon dalam One Piece barangkali masih sebanding dengan pengorbanan Jiraiya atau Neji dalam Naruto. Solidaritas dalam penyelamatan Nami (Arc Arlong Park), Robin (Arc Ennies Lobby), atau Sanji (Arc Whole Cake Island) barangkali juga sebanding dengan beberapa petualangan Doraemon yang menyentuh nilai persahabatan. Namun perpisahan dengan Going Merry punya rasa yang tidak bisa dibandingkan. Pengukuhan persahabatan dengan benda berupa kapal, dengan cara membakarnya sangatlah epic.

Tekad kuat untuk meraih impian juga banyak diangkat menjadi tema utama manga, termasuk beberapa manga bergenre olahraga seperti Captain Tsubatsa (sepak bola), Haikyu!! (bola voli), atau Real (basket disabilitas). Bagaimana kegigihan Mashiro ingin menjadi mangaka (Bakuman), Naruto ingin menjadi Hokage, atau Gon ingin menjadi Hunter terbaik, sepertinya mirip dengan perjuangan Luffy untuk menjadi Raja Bajak Laut. Tapi One Piece tidak sesederhana itu, setiap kru bajak laut topi jerami memiliki impian masing-masing. Zoro ingin menjadi pendekar pedang terbaik di dunia, Nami bercita-cita menggambar peta dunia One Piece, Usopp ingin menjadi pahlawan pemberani di lautan, Sanji ingin menemukan All Blue, Chopper ingin mampu mengobati segala penyakit, Robin ingin mempelajari sejarah dunia termasuk Abad Kekosongan, Franky ingin membuat kapal yang mampu mengarungi seluruh lautan, sementara Brook ingin menemui ikan paus bernama Laboon. Berjuang dengan gigih untuk meraih visi pribadi atau cita-cita bersama akan mampu menginspirasi, namun kegigihan berjuang bersama untuk saling membantu mewujudkan cita-cita masing-masing tentu punya daya tarik tersendiri. Lebih tidak sederhana lagi jika kita diskusikan bahwa impian Luffy sebenarnya bukanlah untuk menjadi Raja Bajak Laut, tetapi yang akan ia lakukan dengan menjadi Raja Bajak Laut.

Tokoh utama yang ‘konyol dan kurang cerdas’ memang kerap menjadi bumbu cerita agar tidak terlalu menegangkan. Secara karakter memang ada kemiripan antara Luffy dengan tokoh utama komik lain, misalnya Naruto, Shinchan, Saitama (One Punch Man), Gintoki (Gintama), Natsu (Fairy Tail), Shiki (Edens Zero), Nobita (Doraemon), Goku (Dragon Ball), ataupun Usagi (Sailor Moon). Memang ada juga tokoh utama yang jenius semacam Light Yagami dan L (Death Note), Lelouch (Code Geass), ataupun Senku (Dr. Stone). Belum lagi tokoh detektif seperti Shinichi Kudo/ Conan Edogawa, Kindaichi, Kyu dan Ryu (Detective School Q), ataupun Toma (Q.E.D). Tapi tokoh utama jenius seperti ini lebih kuat dalam manga bergenre mystery. Masalah berikutnya, dalam manga One Piece, yang koplak bukan cuma Kapten Luffy. Hampir semua kru Bajak Laut Topi Jerami punya keabnormalannya masing-masing. Paling hanya Robin yang agak normal dan Jinbei yang bisa jadi masih jaim karena baru bergabung. Dan sebagaimana manga shounen pada umumnya, dalam One Piece juga tokoh utama punya rivalitas dengan yang lain, dan secara bertahap kekuatannya terus bertambah dari waktu ke waktu.

Hal menarik lainnya dari dunia One Piece adalah inspirasi tempat, bangunan, dan tokoh yang diambil dari dunia nyata. Untuk tempat dan bangunan ada Water Seven yang terinspirasi dari Vanesia (Italia), Dressrosa yang bernuansa Spanyol, Corrida Colosseum yang serupa dengan Colosseum di Roma (Italia), Mary Goise/ Marijoa yang mirip dengan Chateau de Chambord di Perancis, Pulau Zou yang serupa dengan Elephant Rock, Alabasta yang bernuansa Timur Tengah, dan masih banyak tempat dan bangunan lain di dunia One Piece yang terinspirasi dari dunia nyata. Tak ketinggalan Indonesia. Jika Negeri Wano identik dengan Jepang di masa lalu, Indonesia cukup banyak kemiripan dengan Pulau Langit (Arc Skypiea). Mulai dari adanya Pulau Jaya yang memiliki kota emas terinspirasi dari Irian Jaya. Burung Southbird di Pulau Jaya digambarkan mirip dengan Burung Rangkong yang hidup di Kalimantan. Pemimpin Pulau Langit, Enel, menggunakan celana bermotif batik, dengan telinga dan tutup kepala menyerupai wanita suku Dayak. Enel dan anak buahnya memiliki kekuatan aneh bernama ‘mantra’. Suku Shandia yang merupakan penduduk asli Pulau Langit memiliki warna kulit, pakaian, dan senjata yang mirip dengan Suku Dayak. Belum lagi markas Flying Fish Riders di Arc Sabaody yang terinspirasi dari rumah adat Nias. Bahkan nama Joy Boy, tokoh legendaris misterius di dunia One Piece, sangat mirip dengan nama Joyo Boyo, Raja Kediri yang adil bijaksana yang juga terkenal karena ramalannya. Coincidence? I think not!

Sementara untuk karakter One Piece yang terinspirasi dari dunia nyata ada banyak sekali. Beberapa karakter mengambil dari nama bajak laut nyata seperti Edward Teach, William Kid, Ferdinand Magellan, Bartholomew Roberts, Anne Bonny, Samuel Bellamy, dan Edward Low. Beberapa karakter memiliki penampilan yang mirip dengan orang ternama di dunia nyata, misalnya Eminem (Enel), Hulk Hogan (Shirohige), Bob Marley (Yasopp), Stevie Ray Vaughan (Ace), Yusaku Matsuda (Aokiji), Kunie Tanaka (Kizaru), Bunta Sagiwara (Akainu), Michael Jackson (Hody Jones), Valentino Rossi (Trafalgar Law), Al Capone (Capone Bege), Mahatma Gandhi dan Mikhail Gorbachev (dua orang dari Gorosei),. Beberapa karakter lain terinspirasi dari tokoh fiksi misalnya Ace Ventura yang diperankan Jim Carrey (Franky), Zatoichi yang diperankan Shintaro Katsu (Fujitora), Alex yang diperankan Malcolm McDowell (Corazon), The Pinguin yang diperankan Danny DeVito (Dr. Hogback), dan Mr. Pink yang diperankan Steve Buscemi (Sanji). Dan masih banyak lagi kemiripan dari dunia One Piece yang terinspirasi dari dunia nyata. Seiring berjalannya waktu, tempat, bangunan, dan karakter baru One Piece bermunculan. Akan semakin bertambah pula daftar kemiripan dunia One Piece dengan dunia nyata.

Tak terasa, sudah 23 tahun manga One Piece hadir dan akan menjadi legenda di masa mendatang. Ini baru menyoal 1000 chapter manga One Piece, belum anime dan filmnya. Belum lagi membahas pesan moralnya. Tapi tulisan ini sudah harus segera diakhiri. Akhirnya, sebagai ‘pembaca biasa’ saya hanya bisa mengucapkan selamat buat Oda Sensei dan manga One Piece yang sudah menghibur dan menginspirasi selama 1000 chapter. Semoga tidak kehilangan sentuhannya dalam membangun dunia One Piece yang hidup dan tetap menarik. Tidak tergesa-gesa, tidak pula terlalu diundur-undur. Eiichiro Oda memang pernah mengatakan One Piece akan tamat dalam 4-5 tahun lagi, firasat saya mengatakan tidak mungkin. Prediksi saya Arc Wano baru masuk 70% kisah One Piece. Artinya masih ada 400an chapter lagi dan butuh sekitar 10 tahunan untuk bisa menyelesaikannya. Yah, semoga Oda Sensei tetap sehat dan dapat menyelesaikan apa yang sudah dimulainya, entah kapan…

When do you think people die? When they are shot through the heart by the bullet of a pistol? No. When they are ravaged by an incurable disease? No… It’s when they’re forgotten!” (Dr. Hiluluk)

UEL Rasa Simulasi UCL (Tahun Depan)?

“Please don’t call me arrogant, but I’m European champion and I think I’m a special one”
(Jose Mourinho)

Fase grup kompetisi sepakbola Eropa sudah usai, tak ada kejutan berarti untuk tim yang lolos ke fase gugur. Di Liga Champions, klub-klub besar seperti Bayern Munchen, Manchester City, Chelsea, Sevilla, Barcelona, dan Juventus sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar sejak matchday ke-4. Liverpool, Porto, dan Dortmund menyusul lolos di matchday ke-5. Kalaupun ada kejutan adalah Inter Milan, finalis Liga Eropa musim lalu yang jadi juru kunci grup B di bawah Real Madrid, Borussia Monchengladbach, dan Shakhtar Donetsk. Manchester United (MU) yang turun kasta ke Liga Eropa sebenarnya sudah diprediksi di awal, yang mengejutkan adalah MU sempat mengalahkan PSG 1-2 di Paris, mengalahkan Leipzig 5-0 di Old Trafford, dan memimpin klasemen sementara grup H hingga matchday ke-4. Lolosnya Atletico Madrid, Atalanta, dan Lazio di matchday terakhir juga tidak mengejutkan.

Di Liga Eropa, tim-tim dari liga top Eropa seperti Arsenal, AS Roma, Leicester City, dan Hoffenheim sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar sejak matchday ke-4. Di matchday ke-5, ada 14 tim lainnya yang menyusul lolos ke fase gugur termasuk AC Milan, Lille, Villareal, Tottenham Hotspur, Bayer Leverkusen, Benfica, dan PSV Eindhoven. Kalaupun ada yang sedikit mengejutkan paling hanya Napoli yang harus berjuang hingga matchday terakhir untuk bisa lolos, atau laga terakhir tak menentukan di grup I antara tuan rumah Villareal (juara grup) dan Qarabaq (juru kunci) yang ditunda akibat Covid-19 yang menyerang pemain Qarabaq. Sebelumnya di matchday ke-3, pertandingan Villareal menjamu Maccabi Tel Aviv juga diundur beberapa jam akibat hujan badai yang membuat stadion tergenang air. Delapan klub yang turun kasta dari Liga Champions ke Liga Eropa, termasuk Ajax Amsterdam dan MU juga tidak mengejutkan.

Pun demikian, ada hal menarik jika mengacu pada klasemen sementara liga domestik. Banyak klub pimpinan klasemen sementara justru bermain di Liga Eropa (UEL), bukannya Liga Champions (UCL). Di liga Inggris, Spurs yang bermain di UEL hingga pekan ke-12 ada di puncak klasemen di atas Liverpool (peringkat 2) yang lolos fase grup UCL sebagai juara grup. Leicester (peringkat 3) yang bermain di UEL ada di atas Chelsea (peringkat 5) yang tak terkalahkan di fase grup UCL, dan MU (peringkat 8 ) yang akan bermain di UEL juga ada di atas Manchester City (peringkat 9) yang juga tak terkalahkan di fase grup UCL. Anomali memang buat Arsenal yang berhasil sapu bersih kemenangan di fase grup UEL dengan tim pelapis padahal di Liga Inggris sedang terseok-seok di peringkat 15. Begitu pula halnya di Liga Italia, hingga pekan ke-11, AC Milan yang bermain di UEL memuncaki Serie A dan belum terkalahkan diikuti Inter Milan di posisi runnerup yang baru saja tersingkir sebagai juru kunci di UCL. Napoli (peringkat 3) yang bermain di UEL unggul selisih gol dari juara bertahan Juventus (peringkat 4) yang lolos ke fase gugur UCL sebagai juara grup. Sementara itu, AS Roma (peringkat 6) yang berlaga di UEL ada di atas Atalanta (peringkat 8 ) dan Lazio (peringkat 9) yang bermain di UCL.

Beralih ke Liga Spanyol, Real Sociedad yang bermain di UEL memimpin klasemen sementara La Liga di atas Atletico Madrid (peringkat 2) dan Real Madrid (peringkat 3) yang lolos ke fase gugur UCL. Sementara Villareal (peringkat 4) yang bermain di UEL ada di atas juara Liga Eropa musim lalu Sevilla (peringkat 5) yang bermain di UCL. Bahkan posisi Granada (peringkat 8 ) yang bermain di UEL masih lebih baik daripada Barcelona (peringkat 9) yang bermain di UCL. Hal mirip terjadi di Liga Jerman, hingga pekan ke-11 Bayer Leverkusen yang bermain di UEL memimpin klasemen sementara di atas juara Bundesliga 8 musim terakhir, Bayern Munchen yang tak terkalahkan di fase grup UCL. Hoffenheim yang juga bermain di UEL memang tercecer di peringkat 12 Bundesliga, namun Bayer Leverkusen cukup untuk mewakili tim UEL yang memimpin di atas Bayern Munchen (peringkat 2), Leipzig (peringkat 3), Dortmund (peringkat 5), dan Monchengladbach (peringkat 8 ) yang bermain di UCL. Kondisi serupa juga terjadi di Liga Perancis dimana hingga pekan ke-13 dominasi PSG yang meraih 7 titel juara Ligue 1 dalam 8 tahun terakhir dikalahkan oleh Lille yang bermain di UEL. Lille menjadi pemuncak klasemen sementara Ligue 1 di atas PSG (peringkat 3), Marseille (peringkat 4) dan Rennes (peringkat 8 ) yang menjadi perwakilan Liga Perancis di UCL musim ini. Walaupun dua klub terakhir tersingkir dan hanya menjadi juru kunci di fase grup UCL.

Satu lagi negara yang mengirimkan wakilnya di babak 16 besar UCL adalah Portugal. Di Liga Portugal, hingga pekan ke-9, FC Porto yang lolos ke fase gugur UCL hanya ada di peringkat ke-3, diapit oleh Benfica (peringkat 2) dan Braga (peringkat 4) yang bermain di UEL. Sementara puncak klasemen Liga NOS diduduki oleh Sporting CP yang musim ini gagal menembus fase grup UEL. Pemuncak klasemen sementara Liga Belanda, Ajax Amsterdam juga akan bermain di UEL. Di posisi runnerup Eredivisie hingga pekan ke-12 ada PSV Eindhoven yang juga bermain di UEL. Belum lagi pemuncak klasemen liga domestik yang barangkali kurang dikenal lainnya juga bermain di UEL. Misalnya Young Boys (Swiss), Slavia Praha (Republik Ceko), Rangers (Skotlandia), Red Star Belgrade/ Crvena Zvezda (Serbia), Salzburg (Austria), Club Brugge (Belgia), Olympiakos (Yunani) dan Dynamo Kyiv (Ukraina). Belum lagi jika disertakan para manajer berpengalaman seperti Mourinho (Spurs), Rodgers (Leicester City), Jorge Jesus (Benfica), dan Unai Emery (Villareal). Ataupun juga manajer yang pernah menjadi legenda klub semisal Gerrard (Rangers), Arteta (Arsenal), Gattuso (Napoli), Stankovic (Red Star Belgrade), dan Solskjaer (MU). Semua ini akan membuat kompetisi Liga Eropa tahun ini tidaklah bisa dipandang sebelah mata.

Kalaupun UEL semakin kompetitif tahun ini, tetap saja pamornya masih kalah jauh dengan UCL, hadiahnya juga jauh berbeda. Hasil undian babak 16 besar UCL hampir pasti menghasilkan big match antara Barcelona yang lolos sebagai runner-up, dengan juara grup selain Real Madrid dan Juventus. Sementara di UEL pertandingan seru barangkali baru akan muncul di perempat final. Kalaupun ada satu atau dua laga antara dua tim unggulan di babak 32 besar atau 16 besar, paling hanya sebagai pemanis kompetisi. Yang menarik adalah jika tim-tim yang berlaga di UEL ini bisa konsisten di liga domestik hingga akhir musim. Bisa jadi tahun depan tak ada Manchester City, Lazio, Atalanta, Monchengladbach, Porto, Sevilla, bahkan Barcelona di Liga Champions. Digantikan Leicester City, Spurs, AC Milan, Napoli, Real Sociedad, Villareal, Bayer Leverkusen, hingga Lille. Sehingga tim-tim tersebut bisa lebih serius berlaga di Liga Eropa sebagai pemanasan dan simulasi Liga Champions musim depan. Yah, bagaimanapun babak knock out UCL dan UEL masih dua bulan lagi. Klasemen masih sangat mungkin berubah. Pekan depan pun klasemen liga domestik bisa saja sudah berubah. Atau siapa tahu ada kejutan dari tim-tim kuda hitam semisal Southampton (Premier League), Sassuolo (Serie A), Cadiz (La Liga), Wolfsburg (Bundesliga), Lyon (Ligue 1), Vitesse (Eredivisie), Alanyaspor (Super Lig), Beerschot (Jupiler Pro League), dan sebagainya. Kita nikmati saja perkembangan dan dinamikanya.

The Champions League is the competition everyone wants to be in” (Steven Gerrard)

Untuk Kita Renungkan

Kita mesti telanjang dan benar-benar bersih
Suci lahir dan di dalam batin
Tengoklah ke dalam sebelum bicara
Singkirkan debu yang masih melekat…

Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 2003 menetapkan 9 Desember sebagai Hari Antikorupsi Sedunia. Tema Hari Antikorupsi tahun ini adalah “Recover with Integrity to Build Forward Better”. Tema ini erat kaitannya dengan mitigasi korupsi dan pemulihan Covid-19, sesuatu yang menjadi ironi di Indonesia. Baru beberapa hari yang lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Menteri Sosial, Juliari P. Batubara terkait korupsi Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19. Ironisnya lagi, Wakil Bendahara Umum PDIP ini kerap terlibat aktif dalam kampanye antikorupsi. Dalam posternya sebagai Caleg DPR RI Dapil Jateng 1 pada Pemilu 2019 lalu, ditampilkan slogan besar “Korupsi dibabat pasti Indonesia Hebat!”. Dalam cuplikan wawancara setelah diangkat Jokowi sebagai Mensos akhir tahun lalu, Pak Juliari sempat mengatakan “…Jadi pengendalian korupsi itu ya diri sendiri, nggak ada orang lain. Inget lho, kalau kamu korupsi kasihan anak istrimu, kasihan anak suamimu. Mereka pasti keluar malu!”. Bahkan pada peringatan Hari Antikorupsi tahun ini beredar banyak spanduk yang memuat fotonya dengan tulisan “Membangun Kesadaran Seluruh Elemen Bangsa dalam Budaya Anti Korupsi: Kemensos RI Hadir Tanpa Korupsi Wujudkan Indonesia Sejahtera”. Gambaran lengkap pribadi tanpa integritas. Apa yang diucapkan berbeda dengan yang dilakukan. Masih ingat dengan slogan “Katakan Tidak! pada Korupsi” dimana tiga bintang utama iklan tersebut malah didakwa sebagai koruptor? Demikianlah politik pencitraan. Ringan dalam berkata, namun karena tak bersumber dari bersihnya jiwa, perilaku yang ditampilkan jadi jauh berbeda.

Anugrah dan bencana adalah kehendak-Nya
Kita mesti tabah menjalani
Hanya cam
buk kecil agar kita sadar
Adalah Dia diatas segalanya…

Dua pekan lalu, KPK menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus korupsi ekspor benih lobster (benur). Pada peringatan Hari Antikorupsi tahun lalu, Pak Edhy sempat mengunggah cuitan di laman twitternya, “Korupsi adalah musuh utama yang harus kita perangi. Bersama-sama membangun komitmen KKP menjadi birokrat yang bersih dan melayani untuk mewujudkan masyarakat kelautan dan perikanan yang sejahtera. Selamat Hari Antikorupsi Sedunia!”. Lagi-lagi perkataan yang tidak sesuai dengan perbuatan. Entah sekadar tuntutan jabatan atau memang terlalu jumawa, kesudahan mereka yang berteriak lantang antikorupsi justru tidak sedikit yang berakhir di jeruji besi. Bisa jadi batas benci dan cinta memang sedemikian tipis. Bisa jadi pula manusia diuji dengan sisi terlemahnya. Yang pasti, semangat antikorupsi memang bukan sebatas kata dan narasi. Tetapi sikap aktif untuk tetap jujur dan amanah dalam menghadapi segala godaan dunia.

…Ini bukan hukuman hanya satu isyarat
Bahwa kit
a mesti banyak berbenah
Memang bila kita kaji lebih jauh
Dalam kekalutan, masih banyak tangan yang tega berbuat nista…

Tanpa bermaksud mengecilkan, jika ekspor benur adalah urusan bisnis, korupsi bansos Covid-19 adalah urusan hajat hidup orang banyak. Jahat sekali rasanya, mengambil hak mereka yang terdampak bencana. Tak heran wacana hukuman mati mengemuka sesuai Undang-undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) pasal 2. Dalam UU Tipikor disebutkan, hukuman mati bisa dijatuhkan jika korupsi dilakukan terhadap dana-dana yang diperuntukkan bagi penanggulangan keadaan bahaya, bencana alam nasional, penanggulangan akibat kerusuhan sosial yang meluas, penanggulangan krisis ekonomi dan moneter, dan pengulangan tindak pidana korupsi. Pun sepertinya hukuman mati bagi koruptor hanyalah wacana. Mantan Bupati Nias, Binahati Benedictus Baeha yang pernah terlibat dalam kasus korupsi dana bantuan bencana tsunami Nias divonis 5 tahun penjara. Mantan Anggota DPRD Mataram, Muhir terjaring OTT Kejari Mataram terkait kasus pungli bencana alam divonis 2 tahun penjara. Korupsi penyediaan air bersih di wilayah bencana oleh para pejabat Kementerian PUPR dan korupsi rehab masjid di NTB oleh para ASN Kanwil Kemenag juga tidak ada yang dihukum mati. Jangankan hukuman mati untuk kasus korupsi, hukuman potong tangan tampaknya takkan terjadi di negara ini. Dan akhirnya, rakyatlah yang paling menderita.

Tuhan pasti telah memperhitungkan amal dan dosa yang kita perbuat
Kemanakah lagi kita ‘kan sembunyi, hanya kepada-Nya kita kembali
Tak ada yang bakal bisa menjawab
Mari hanya runduk sujud pada-Nya…

Dalam perspektif manusia, korupsi tidak dapat dibenarkan. Dalam perspektif Islam apalagi, korupsi adalah tindak kriminal yang masuk konteks suap (risywah), pencurian, penipuan, dan pengkhianatan. Harta hasil korupsi tidaklah berkah, do’a dan shadaqoh koruptor tidak diterima, dan korupsi bukan hanya menjadi penghalang untuk masuk surga, namun akan memberi penghinaan bagi pelakunya dan menyeretnya ke neraka. Dalam sebuah hadits yang panjang, Rasulullah SAW bersabda, “…Sesungguhnya saya mempekerjakan salah seorang di antara kalian untuk mengumpulkan zakat yang telah Allah kuasakan kepadaku, lantas ia datang dan mengatakan, “Ini hartamu dan ini hadiah yang diberikan kepadaku”. Kenapa dia tidak duduk-duduk saja di rumah ayahnya atau ibunya sampai hadiahnya datang kepadanya? Demi Allah, tidaklah salah seorang diantara kalian mengambil sesuatu yang bukan haknya, selain ia menjumpai Allah pada hari kiamat dengan memikul hak itu, aku tahu salah seorang di antara kalian menjumpai Allah dengan memikul unta yang mendengus, atau sapi yang melenguh, atau kambing yang mengembik…” (HR. Bukhari).

Kita mesti berjuang memerangi diri
Bercermin dan banyaklah bercermin
Tuhan ada dis
ini, di dalam jiwa ini
Berusahalah agar Dia tersenyum…

Dan akhirnya, biarkanlah hukum berjalan, bukan kuasa kita untuk memvonis dan menetapkan hukuman. Persoalannya sekarang, ini bukan tentang orang lain, tetapi ini tentang kita. Mengambil pelajaran memang lebih mudah dibandingkan bercermin. Padahal tidak ada jaminan kita benar-benar terbebas dari dosa korupsi. Dosa ini bisa dimulai dari perkara remeh seperti mencontek, plagiat, tidak jujur dalam mengisi presensi kehadiran, mengurangi timbangan, mengambil keuntungan secara tidak jujur, dan sebagainya. ‘Tidak korupsi’ butuh pembuktian, bukan sebatas omongan. Benteng kokohnya adalah keikhlashan, kesabaran, dan rasa syukur yang mendalam. Dan biasanya, korupsi tidaklah sendirian. Karenanya butuh lingkungan yang dapat berani menegur dan saling mengingatkan untuk menjaga idealisme antikorupsi. Dan jangan lupa, perkuat hubungan dengan Sang Pemilik Jiwa yang Maha Mengawasi Hamba-Nya. Semoga Allah SWT senantiasa memelihara kita dari aksi korupsi yang tercela. Selamat Hari Antikorupsi Sedunia!

“Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil, dan (janganlah) kamu membawa (urusan) hartamu itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebagian dari pada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 188)

*judul dan quote diambil dari lirik lagu “Untuk Kita Renungkan”, Ebiet G. Ade